Sabtu, 28 Desember 2013
Mengapa Orang CHINA Sangat Sukakan IKEA gambar
Ramai orang China tidak pernah membeli apa-apa di IKEA. Tetapi kebanyakan mereka datang ke gedung tersebut setiap pagi dan tinggal di sana sehinggalah ia ditutup pada waktu malam. Mereka menikmati penghawa dingin pada hari musim panas dan menggunakan perobot yang dipamerkan untuk tidur dengan selesa. Pihak keselamatan tidak mengganggu mereka kerana syarikat itu melihat orang-orang ini sebagai pelaburan masa depan. Mungkin suatu hari nanti mereka akan kembali lagi dan membeli sesuatu.












sumber: http://acidcow.com
6 Alasan Orang Merokok
![6 Alasan Orang Merokok [ www.BlogApaAja.com ] 6 Alasan Orang Merokok [ www.BlogApaAja.com ]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5RpAPBTDCnJd15tz4Zct7FvVxz38k3dtzL2lsYjBEQ16ExZQUbwmhQ-pCaVDaXKQlyCQWcKikcf53Ek0y3SbI9um1S9RI5MFClWPIcz4lGj68Oue-HrtNkGCNeZSGNE8N_vTMCt8Rjvc/s320/Best-Way-to-Quit-Smoking-Weed.jpg)
Meski telah mengetahui bahaya merokok bagi kesehatan dirinya sendiri danorang lain, tapi banyak orang yang tetap merokok. Tak dapat dipungkuri bahwamerokok merupakan kebiasaan dari kondisi mental yang sulit untuk dihindarkan.Merokok bisa disebabkan oleh beberapa situasi kondisi psikologis (cemas danstres).
Larangan-larangan merokok sudah dikeluarkan oleh pemerintah di berbagaibelahan dunia. Pajak untuk rokok dan produk tembakau lain sudah ditinggikan.Tetapi, kenapa orang tetap merokok?
Berikut ini adalah enam hal yang memicu orang tergiur untuk merokok:
Kopi di pagi hari
Hampir semua perokok melakukan ritual pagi ini. Asyiknyamenyeruput kopi hangat tak lengkap tanpa godaan sebatang rokok. Cobalah hindarikebiasaan ini dengan menyibukkan diri setelah bangun tidur dengan caramenyiapkan sarapan, mandi, atau merapikan rumah. Gantilah kopi pagi hari dengansegelas susu atau jus untuk hidup yang lebih sehat.
Mengemudi
Mengemudi adalah pemicu merokok yang sangat umum. Suasana yangsepi terkadang menggoda kita untuk merokok agar terhindar dari rasa mengantuk.Jika hal ini kerap Anda lakukan saat mengemudi, cobalah untuk bernyanyi bersamaradio, memutar CD, atau mengunyah permen karet untuk menghindar rasa ngantuk.
Lingkungan sosial
Berkunjung ke pesta atau sebuah perayaan memicu seseorang untuk merokok.Terutama saat mereka terlibat dengan alkohol. Untuk mengurangi ketagihanmerokok saat bersosialisai, pastikan Anda beritahu sahabat Anda jika telahberhenti merokok. Kegiatan sosialisasi pun dapat terantisipasi denganberkunjung ke bioskop, berjalan-jalan atau tempat gym.
Stres
Untuk membantu mengurangi stres, sebagian orang menggunakan rokok untukmeredakannya. Tak hanya itu, rokok juga kerap digunakan untuk orang yangsedang menjalani program diet. Merokok dapat membuat orang mudah terasakenyang.
Istirahat di jam kerja
Waktu istirahat juga menjadi pemicu umum orang merokok di kantor.Untuk menguranginya, Anda dapat berjalan-jalan mencari udara segar di kantoratau Anda dapat menghabiskan waktu istirahat dengan rekan Anda yang tidakmerokok.
Emosi negatif
Perasaan marah, sedih dan kesepian juga dapat memicu orang kecanduanrokok. Sangat penting belajar bagaimana menghadapi emosi negatif.
sumber
Jumat, 27 Desember 2013
Mitos mitos Anak Muda Jakarta dan Sekitarnya

Kehidupan ini memang penuh mitos. Dari kecil, kamu pasti sudah sering mendengar banyak mitos, mulai dari yang mistis sampe yang…eh kebanyakan mistis aja sih. Tapi seiring berjalannya waktu dan semakin modernnya dunia ini, ada banyak mitos-mitos baru yang bermunculan. Di kalangan anak-anak muda Jakarta dan sekitarnya pun demikian. Ada beberapa mitos baru yang sekarang menjadi populer sekali di kalangan anak muda, seperti misalnya:
1. Satu Batang Cabut
Mitos: Biasa diucapkan oleh anak-anak yang sedang nongkrong, mitos ini menyatakan bahwa setelah satu batang rokok, mereka semua akan udahan nongkrong dan langsung cabut, melanjutkan kegiatan mereka.
Fakta: Sejauh ini sih hal tersebut masih merupakan sebuah mitos belaka ya. Biasanya satu batang tersebut kemudian akan menjadi dua batang, 3 batang, satu bungkus, dan kemudian akan menjadi "Abis ini deh pokoknya!".
2. Abis Ini Gue Mandi
Mitos: Biasa diucapkan oleh orang yang sedang libur dan berada di rumah aja. Mitos ini menyatakan bahwa pada suatu titik tertentu, orang tersebut akan mandi, menjadi wangi dan bersih.
Fakta: Ini juga masih mitos belaka sih. Kebanyakan orang yang sedang libur dan di rumah aja sih kesulitan menemukan alasan yang tepat untuk mandi ya. Lagian buat apa juga gitu.
3. Gue Udah OTW
Mitos: Ketika diucapkan, mitosnya adalah seseorang sudah di jalan menuju suatu tempat. Biasanya ini dikatakan apabila orang ini terlibat sebuah janji dengan orang lain dan orang lain tersebut sudah menanyakan keberadaannya.
Fakta: Pada umumnya sih ini sekedar mitos belaka ya. Kalo memang seseorang sudah beneran ada di jalan, Ia akan secara spesifik mengatakan posisinya ada dimana. Tapi kalo dia hanya bilang "Udah OTW", kemungkinan besar sih dia baru bangun.
4. Macet
Mitos: Mitos ini adalah kelanjutan dari "Udah OTW". Biasa diucapkan oleh seseorang yang terlambat datang ke suatu tempat dan udah ditelponin terus sama orang yang nunggu. Mitos mengatakan bahwa jalanan sungguh macet sehingga membuat Ia terlambat sampai di tujuan.
Fakta: Pada dasarnya ini gak terlalu mitos-mitos amat sih. Pada kenyataannya Jakarta memang macet. Tapi kalo urusannya sama janjian dan telat, lebih sering sih sebenernya macet ini hanyalah mitos belaka.
5. Lima Menit Lagi Gue Sampe
Mitos: Masih lanjutan dari masalah janjian dan telat. Mitos ini biasa terucap kalo orang yang nungguin udah mulai kesel. Mitos ini biasa diucapkan dengan harapan orang yang menunggu jadi sedikit lebih tenang.
Fakta: Bohong. Paling cepet masih 30 menit lagi lah nyampenya. Paling cepet lho ya.
Nah, demikianlah mitos-mitos modern yang sedang populer di kalangan anak Jakarta dan sekitarnya. Apakah kamu punya mitos-mitos lain? Silakan dishare.
Artikel lainnya di Malesbanget.com
- Alasan Tukang Nasi Goreng Naro Kerupuknya di Kaleng Khong Guan
- Alasan Orang Tua Sering Bohong Sama Anak Kecil
- Hal-hal yang Anak Muda Lebih Pintar dari Orang Tua
- 4 Tipe Anak Gaul
- Tingkat Kedewasaan Seseorang Dilihat dari Minumannya
Kanak kanak 11 Tahun Yang Dilaporkan Hilang Ditemui Terkubur Dekat Rumah
11 Julai 2013
Terry Smith (ABC News)
California -Mayat seorang kanak-kanak lelaki berusia 11 tahun di California, Amerika Syarikat ditemui terkubur dekat rumahnya. Seorang anggota keluarga kanak-kanak itu pun ditangkap polis terkait penemuan ini.
Terry Smith dilaporkan hilang sejak hari Sabtu (6/7) waktu setempat. Ratusan warga dan para sukarelawan setempat pun dilibatkan dalam pencarian kanak-kanak yang mengalami autisme ini.
Pada Selasa (9/7) malam waktu setempat, proses pencarian Terry dihentikan kerana ramai sukarelawan yang terperangkap di padang gurun, mengingat lokasi hilangnya Terry berada di daerah pinggiran bernama Menifee. Hingga pada Rabu (10/7) siang waktu setempat, anggota keselamatan setempat menjumpai mayat seorang kanak-kanak yang terkubur dekat sebuah pohon yang hanya berjarak 22 meter dari rumah keluarga Terry.
Terry tinggal di rumah tersebut bersama ibu dan anggota keluarganya yang lain. Demikian seperti dilansir Los Angeles Times, Khamis (11/7/2013).
Sherrif wilayah Riverside, Kapten John Hill mengumumkan penemuan jasad ini. Namun dia menolak menyebutkan nama anggota keluarga yang ditangkap.
"Ini merupakan kes domestik keluarga," tuturnya ketika konferens pers.
Namun informasi yang beredar menyebutkan bahawa anggota keluarga yang ditangkap tersebut masih remaja. Penyiasat sebelumnya menyebutkan, orang terakhir yang melihat Terry sebelum dilaporkan menghilang adalah abang tirinya. Remaja laki-laki berusia 16 tahun ini mengaku melihat adiknya pada Sabtu (6/7) malam dan menyuruhnya segera pulang ke rumah.
Penemuan mayat ini memutus harapan para sukarelawan dan warga setempat yang membantu pencarian Terry. Mereka berkumpul bersama dan mendoakan Terry.
"Dia anak yang baik, sangat manis, tidak pernah melakukan hal buruk," ucap seorang warga setempat, Dalla Harb yang juga tetangga keluarga Terry. Harb tidak boleh menahan kesedihannya, kerana kedua anaknya kebetulan satu sekolah dengan Terry dan terkadang dia juga menjemput Terry pulang sekolah.detikNews
Terry Smith dilaporkan hilang sejak hari Sabtu (6/7) waktu setempat. Ratusan warga dan para sukarelawan setempat pun dilibatkan dalam pencarian kanak-kanak yang mengalami autisme ini.
Pada Selasa (9/7) malam waktu setempat, proses pencarian Terry dihentikan kerana ramai sukarelawan yang terperangkap di padang gurun, mengingat lokasi hilangnya Terry berada di daerah pinggiran bernama Menifee. Hingga pada Rabu (10/7) siang waktu setempat, anggota keselamatan setempat menjumpai mayat seorang kanak-kanak yang terkubur dekat sebuah pohon yang hanya berjarak 22 meter dari rumah keluarga Terry.
Terry tinggal di rumah tersebut bersama ibu dan anggota keluarganya yang lain. Demikian seperti dilansir Los Angeles Times, Khamis (11/7/2013).
Sherrif wilayah Riverside, Kapten John Hill mengumumkan penemuan jasad ini. Namun dia menolak menyebutkan nama anggota keluarga yang ditangkap.
"Ini merupakan kes domestik keluarga," tuturnya ketika konferens pers.
Namun informasi yang beredar menyebutkan bahawa anggota keluarga yang ditangkap tersebut masih remaja. Penyiasat sebelumnya menyebutkan, orang terakhir yang melihat Terry sebelum dilaporkan menghilang adalah abang tirinya. Remaja laki-laki berusia 16 tahun ini mengaku melihat adiknya pada Sabtu (6/7) malam dan menyuruhnya segera pulang ke rumah.
Penemuan mayat ini memutus harapan para sukarelawan dan warga setempat yang membantu pencarian Terry. Mereka berkumpul bersama dan mendoakan Terry.
"Dia anak yang baik, sangat manis, tidak pernah melakukan hal buruk," ucap seorang warga setempat, Dalla Harb yang juga tetangga keluarga Terry. Harb tidak boleh menahan kesedihannya, kerana kedua anaknya kebetulan satu sekolah dengan Terry dan terkadang dia juga menjemput Terry pulang sekolah.detikNews
Kamis, 26 Desember 2013
Wajah dirakam bertukar ngeri
Wajah lembaga menggantikan imej pada rakaman wajah Belly |
| Gambar asal adiknya berdiri di Jalan Kuala Kangsar untuk mengabadikan perkataan IPOH sebelum pulang ke Sabah. |
IPOH – Seorang pemandu lori tidak sangka gambar yang dirakam untuk kenangan menjadi sebaliknya apabila muncul lembaga berambut panjang menggantikan wajah adiknya.
Menceritakan kejadian pada malam Jumaat minggu lalu, La’aba Lata, 38, berkata, gambar tersebut dirakam atas permintaan adiknya, Belly Lata,22, untuk mengabadikan perkataan ‘IPOH’ sebelum pulang ke Sabah.
Menurutnya, gambar tersebut dirakam pada jam 9.30 malam di Jalan Kuala Kangsar bersebelahan dengan Kawasan Pelancongan dan Rekreasi Gunung Lang.
“Ketika merakamkan gambar, saya tidak nampak apa-apa namun, ketika Belly memeriksa kamera digital dalam kenderaan, dia terus menjerit sambil kata tidak mahu lihat lagi.
“Mulanya saya berasa pelik.
Setelah melihat dengan mata sendiri, kami lihat lembaga perempuan berambut panjang seolah-olah mahu terkam adik.
“Dalam gambar itu, wajah adik tidak kelihatan langsung,” katanya ketika ditemui Sinar Harian di sini, semalam.
La’aba berkata, mereka juga turut diganggu sepanjang malam selepas tiba di rumah di Taman Chepor Impian.
“Saya pernah dengar kawasan tersebut tidak sesuai untuk anak-anak kecil kerana sering diganggu sehingga menangis tapi tak sangka, saya pula yang terkena.
“Namun, malam tersebut, rumah kami pula diganggu dengan bunyi orang berjalan di atas bumbung selain bunyi orang buka pintu. Nasib baik, kami diganggu malam itu sahaja,” katanya.
Katanya, semua rakan yang melihat gambar tersebut berasa terkejut dengan imej wajah lembaga tersebut yang jelas kelihatan apabila dibesarkan.
Realiti ketaksuban gula

ANDA suka makanan manis? Jadi, jangan terkejut jika ada yang mengatakan bahawa anda kelihatan lebih tua daripada usia sebenar! Ini bukan kritikan tidak berasas.
Pakar dermatologi terkemuka dunia, Dr. Nicholas Perricone telah berkali-kali menekankan bahawa gula adalah perosak keremajaan kulit.
Lebih tepat, gula mampu memecutkan kadar penuaan manusia tanpa disedari. Dalam satu temu ramah bersama ensiklopedia dalam talian Discovery Health, beliau menjelaskan bahawa pengambilan gula atau makanan tinggi gula boleh membinasakan tahap keanjalan dan fleksibiliti kulit.
Sewaktu proses pertukaran karbohidrat kompleks kepada gula berlaku di dalam tubuh, paras gula dalam darah meningkat. Pada ketika ini, proses glycation bermula. Dalam proses tersebut, molekul-molekul gula akan melekat pada kolagen dan menyebabkan kulit menjadi kurang fleksibel dan liat.
Selain kolagen, molekul gula juga melekat pada tulang, arteri, ligamen dan urat-urat termasuk otak, sekali gus menyumbang kepada kemerosotan sistem organ yang lain. Jadi, semakin banyak gula yang diambil, semakin kerap proses glycation berlaku di dalam tubuh. Keadaan itu akhirnya mengakibatkan kulit sukar kembali ke keadaan asal selepas diregang."Hasilnya, kulit menjadi kurang anjal, tidak bermaya dan kedutan mula muncul. Sebab itulah anda nampak lebih tua," terangnya yang juga penulis buku terlaris berjudul The Wrinkle Cure.
Fakta itu turut disokong oleh seorang penyelidik, Dr. Joseph Mercola menerusi satu kajian Universiti Buffalo bahawa gula turut meningkatkan elemen-elemen pengoksidaan yang mempercepatkan proses penuaan.
Bagi kedua-dua Perricone dan Mercola, satu-satunya cara terbaik untuk melawan kesemua kesan penyeksaan gula ke atas kulit adalah dengan menghentikan pengambilan sebarang bentuk gula.
Jelas sekali, saranan itu suatu niat yang baik. Malangnya, setelah sekian lama manusia menganggap gula sebagai antara keperluan asas hidup, mampukah saranan itu kita laksanakan?
Tidak sedar
KEBERGANTUNGAN rakyat Malaysia pada pelbagai jenis gula berada pada tahap membimbangkan.
Lihat sahaja penggunaan gula di kalangan rakyat Malaysia. Sejak menjadi topik penyelidikan berterusan oleh Persatuan Penggunaan Pulau Pinang (CAP) empat dekad lalu, masyarakat kita nampaknya semakin tidak peduli terhadap kesihatan diri mereka!
Jika sekitar tahun 1970-an, rakyat Malaysia dilaporkan mengambil 17 sudu teh gula sehari, sukatan itu terus meningkat. Daripada 21 sudu teh sehari sedekad kemudian, penggunaan gula di kalangan rakyat di negara ini mencapai paras 24 sudu teh sehari. Hari ini, angka tersebut sudah mencecah sejumlah 26 sudu teh sehari!
Malah, Kajian Pengambilan Makanan di Kalangan Orang Dewasa Malaysia 2002/2003 yang dijalankan oleh Kementerian Kesihatan Malaysia (KKM) turut mendedahkan data yang membimbangkan.
Rata-rata orang dewasa di Malaysia telah menambahkan tujuh sudu teh gula (51 gm) iaitu 21 gm gula pasir dan 30 gm susu pekat manis ke dalam minuman mereka.
Ini nyata bukan satu peningkatan yang membanggakan. Sebabnya, saranan penggunaan gula maksimum harian oleh Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO) selama ini hanyalah 50 gram (gm).
Sedangkan penggunaan gula secara individu di Malaysia sejak empat dekad lalu telah menjangkaui saranan WHO. Itu satu perkembangan yang melayakkan Malaysia menjadi pengguna gula kelapan tertinggi di dunia!
Menurut Pakar Kesihatan Umum, Unit Diabetes dan Penyakit Kardiovaskular, Jabatan Kawalan Penyakit, KKM, Dr. Feisul Idzwan Mustapha, tabiat pengambilan gula secara berlebihan di kalangan rakyat Malaysia berlaku atas dua sebab jelas.
"Pertama, ia berhubung kait dengan masakan dan minuman orang Malaysia sedia ada. Kedua, kebanyakan orang didedahkan kepada gula yang berlebihan sejak kecil," katanya ketika dihubungi Kosmo! baru-baru ini.
Namun, tabiat pengambilan gula yang terbentuk sejak kecil itu sememangnya sukar untuk diubah dalam sekelip mata melainkan pengguna memahami selok-belok tentang gula terlebih dahulu.
Di Malaysia, gula yang menjadi bahan asas pemanis makanan biasanya dihasilkan daripada sumber tanaman seperti tebu dan bit.
Seperti nasi putih dan roti biasa yang dimakan setiap hari, gula juga dikategorikan sebagai karbohidrat ringkas. Ini bermakna gula membekalkan sumber tenaga segera yang mudah diserap oleh tubuh.
KOPI dan teh tarik adalah dua jenis minuman kegemaran rakyat negara ini yang sering dihidang manis. - Gambar hiasan |
Walaupun begitu, gula sebenarnya bukan satu keperluan penting dalam kehidupan manusia. Lebih-lebih lagi jika amalan pemakanan harian kita adalah seimbang.
"Secara amnya, makanan yang kita ambil setiap hari sudah mengandungi gula. Misalnya yang terkandung dalam mi, roti canai, nasi, ubi, pasta, buah-buahan dan juga susu. Jadi, gula tambahan memang bukan lagi satu keperluan," jelas pakar diet dari Hospital Pantai Ampang, Kuala Lumpur, Nor Lizawati Che Lah.
Lagipun, sukatan pengambilan gula dan amaun gula tersorok yang diperlukan oleh setiap individu adalah berbeza mengikut faktor usia. Kanak-kanak yang berusia dari satu tahun hingga sembilan tahun biasanya hanya memerlukan enam hingga lapan sudu teh gula sehari.
Gula dan kalori
Keperluan gula harian oleh golongan remaja dan orang dewasa adalah sembilan hingga 10 sudu teh sahaja manakala warga emas pula tidak dibenarkan mengambil lebih daripada lapan sudu teh gula sehari. Itu juga bergantung kepada tahap kesihatan masing-masing.
"Setiap sudu teh gula mengandungi 20 kalori. Ini bererti jika anda mengambil tujuh sudu teh sehari, maka, jumlah kalori yang diambil ialah 140 kalori. Untuk membakar 140 kalori ini, anda perlu berjoging selama 20 minit atau berbasikal selama 20 minit," terangnya.
Tambahnya, gula boleh terbahagi kepada beberapa jenis iaitu gula halus, glukosa, fruktosa, laktosa dan maltosa. Gula halus atau gula putih biasanya telah melalui proses penapisan yang melibatkan sehingga lapan peringkat agar sesuai dan mudah dimakan mahupun digunakan dalam industri makanan.
GULA turut bertanggungjawab dalam menambah statistik penyakit diabetes dan obesiti di kalangan rakyat negara ini dan juga masyarakat dunia.
Hakikatnya, umum perlu tahu bahawa selain menjadi sumber tenaga, gula hanyalah pembekal kalori-kalori kosong. Malah, lebih lima dekad lalu, seorang penyelidik, Dr. William Coda Martin dengan lantangnya melabelkan gula halus sebagai racun. Definisi racun itu disifatkan berpatutan kerana penggunaan gula setiap hari hanya akan membinasakan tubuh dalam jangka masa panjang.
"Misalnya, keadaan pH tubuh akan menjadi terlalu berasid secara berterusan. Maka, tubuh terpaksa bekerja lebih keras sebab lebihan mineral diperlukan untuk memperbetulkan ketidakseimbangan itu," demikian penjelasan pengarang buku Sugar Blues itu.
Jika tidak dikawal, pengambilan gula secara berlebihan di kalangan rakyat Malaysia dikhuatiri akan mengundang kira-kira 60 jenis penyakit berbahaya dan antaranya termasuk obesiti, komplikasi buah pinggang, tekanan darah tinggi, sakit jantung dan diabetes.
Lebih membimbangkan, kajian KKM tidak berapa lama lalu menganggarkan bilangan penghidap diabetes di negara ini bakal mencecah 2.5 juta orang menjelang tahun 2030 nanti.
Gula juga dipersalahkan sebagai dalang pembentukan karies gigi di kalangan kanak-kanak di negara ini. Data KKM pada tahun 2005 menunjukkan kadar karies gigi di kalangan kanak-kanak berusia lima tahun adalah 76.5 peratus manakala kanak-kanak berusia enam tahun pula mencatatkan 80.9 peratus karies gigi (1997).
"Peningkatan kadar kelaziman obesiti di negara ini sahaja telah melebihi tiga kali ganda dalam tempoh 10 tahun sahaja!
Bayangkan, Tinjauan Kesihatan dan Morbiditi Kebangsaan Ketiga (NHMS 2006) mendapati 29.1 peratus orang dewasa di Malaysia memiliki lebihan berat badan manakala 14 peratus pula obes.
"Sedangkan NHMS kedua pada tahun 1996 hanya menunjukkan peratusan 16 peratus untuk lebihan berat badan dan 4 peratus bagi masalah obes," kata Feisul.
Kempen sihat
Bimbang tentang keadaan kesihatan dan tabiat pengambilan gula yang tidak sihat di kalangan rakyat Malaysia, kerajaan dan KKM terus berusaha mendidik masyarakat agar tidak terlalu bergantung kepada gula. Inisiatif seperti Kempen Cara Hidup Sihat yang diperkenalkan pada tahun 1991 terus diperkukuhkan sehingga kini menerusi Promosi Makan Secara Sihat.
MANIS yang dinikmati pada hari ini mungkin membawa kesengsaraan buat seseorang yang tidak berwaspada. |
Kempen Kurangkan Gula yang dijalankan sejak tahun 1998 pula antaranya memperkenalkan pelabelan makanan rendah gula dan bebas gula di bawah Peraturan-peraturan Makanan 1985.
"Label rendah gula sebenarnya bermaksud masih ada tambahan gula iaitu tidak melebihi 5 gram per 100 gram atau 2.5 gram per 100 ml sesuatu produk. Label no added sugar yang biasa kita lihat pada jus-jus kotak pula bermakna gula yang ada berasal daripada buah-buahan. Jangan terkejut kerana kandungan gula ini juga tinggi," jelas Nor Lizawati.
Produk makanan yang dilabelkan bebas gula pula merujuk kepada kandungan gula yang tidak melebihi 0.5 gram per 100 gram atau 100 ml.
Kesemua usaha kerajaan dan KKM walau bagaimanapun tidak akan berhasil sekiranya seseorang individu tidak mengambil inisiatif untuk mencegah ketagihan terhadap gula. Ibu bapa misalnya harus memainkan peranan dengan tidak memberi gula sebagai ganjaran kepada anak.
Malah, dengan mengambil air kosong dan bukannya teh tarik ketika makan, anda sebenarnya telah membantu pankreas agar tidak bekerja terlalu keras.
"Jadi, jangan salahkan kerajaan kerana menaikkan harga gula. Sebenarnya dalam jangka masa pendek, anda perlu membelanjakan wang yang banyak tapi untuk jangka masa panjang, anda telah menjimatkan perbelanjaan kos perubatan yang tinggi," tambah Nor Lizawati.
Langganan:
Postingan (Atom)